Minggu, 17 Agustus 2014

Ditemukan Kawah Aneh di Negara Siberia

00.04 Posted by Admin , No comments
Ditemukan Kawah Aneh di Negara Siberia

Para peneliti mencoba membuktikan adanya kawah misterius yang berada di wilayah Siberia, maka para peneliti menggunakan helikopter untuk melihat di atas wilayah Siberia bernama Yaman Peninsula atau yang sering disebut sebagai (akhir dunia) dan berhasil merekam adanya kawah misterius selebar 79 meter.

Pada mulanya, peneliti beranggapan skeptis yang mengatakan bahwa foto kawah itu palsu. Hingga akhirnya pihak Pemerintah Rusia mengonfirmasi keberadaannya dan mengirim tim untuk menyelidikinya.

Ilmuwan dari Center for the Study of the Arctic dan Crysophere Institute, Russian Academy of Sciences, berencana mengambil sampel dari wilayah sekitar kawah itu. Apakah kawah itu adalah hasil tumbukan meteorit? Juru bicara dari Kementerian Kedaruratan di Rusia menyatakan, "Kita bisa mengatakan bahwa itu pasti bukan meteorit."


Diduga, kawah tersebut adalah pingo. Pingo atau hydrolaccolith adalah fenomena di mana es mendesak ke permukaan, tetapi akhirnya leleh dan meninggalkan kawah demikian dilansir Astrosiana.

Sejumlah pengamatan mengklaim bahwa kawah itu berlokasi kurang dari 32 kilometer dari wilayah kaya gas terbesar di Rusia. Ledakan gas di dalam tanah diduga merupakan faktor yang membentuk pingo itu.

"Ini fenomena yang sangat mengagumkan," kata Chris Fogwill, pakar kutub dari Universitas New South Wales, Australia. "Ini pastinya adalah contoh ekstrem dari pingo, dan apakah memang ada interaksi dengan gas di area itu, itulah pertanyaan yang bisa dijawab dengan menyelidiki ke sana," imbuhnya.

Sabtu, 16 Agustus 2014

Spesies baru Serangga Berhasil Ditemukan

23.58 Posted by Admin No comments
Spesies baru Serangga Berhasil Ditemukan

Arkeologi mengatakan ada sebuah temuan Spesies baru. Spesies serangga yang dinamai Duvalius abyssimus yang baru-baru ini ditemukan di sebuah gua Krubera-Voronja, Rusia. Hewan berkaki enam ini sangat unik dan memiliki warna tubuh kuning.

Spesies ini kabarnya ditemukan di kedalaman 1,5 mil di bawah permukaan gua. Hewan ini merupakan jenis makhluk hidup yang dapat hidup di sistem gua terdalam di dunia yang sebagaimana diberitakan lewat Gizmodo.

Duvalius abyssimus memiliki panjang tubuh seperempat inci dan tidak memiliki pigmen. Hewan yang satu kelompok dengan kumbang tersebut ditemukan di kedalaman gua, yang memiliki suhu di bawah 45 derajat fahrenheit.

Duvalius abyssimus juga memiliki sepasang antena yang memanjang hingga setengah bagian tubuhnya. Ana Sofia Reboleira, peneliti dari Universities of Aveiro dan Vicente Ortuno dari Alcala University menemukan spesies baru tersebut yang diungkap dalam jurnal Zootaxa.

Diduga Spesies Baru Dinosaurus Bersayap Ditemukan Arkeologi

22.23 Posted by Admin No comments
Diduga Spesies Baru Dinosaurus Bersayap Ditemukan Arkeologi

Spesies baru dinosaurus yang mampu terbang ditemukan dalam situs yang terletak di Brasil. Peneliti menggali dan menemukan ratusan fosil tulang dinosaurus itu.

Peneliti menemukan lebih dari 47 kerangka spesies dinosaurus baru, pterosaur upper cretaceous. Peneliti menemukan fosil hewan purba ini dalam endapan danau tua di tepi Cruzeiro do Oeste, bagian selatan Parana.

Peneliti mengungkapkan, fosil tulang ini langka karena tulang pterosaur tidak pernah ditemukan di daratan Brasil. Selain itu, kerangka dinosaurus ini ditemukan di sebuah area seluas 20 meter persegi, demikian dilansir Cnet.

Peneliti meyakini bahwa pterosaurs tampaknya tinggal di pantai. Meskipun peneliti menemukan 47 kerangka tunggal, jumlahnya dipercaya mencapai ratusan pada sekira 100 juta tahun lalu.

"Sebagian besar pterosaur (pterosaurus) dikenal dari pesisir kuno atau endapan laut dangkal dan sejumlah spesies yang tinggal di dalam benua, terbatas, terutama dari lingkungan padang pasir," tulis laporan peneliti dalam jurnal PLOS One.

Spesies baru ini dinamakan caiuajara dobruskii dan peneliti menemukan kerangkat fosil dari dinosaurus muda hingga dewasa. Panjang sayapnya mencapai 0,65 meter hingga 2,35 meter.

Fosil Manusia 6500 Tahun Diperkirakan Adalah Nuh

21.57 Posted by Admin No comments
Fosil Manusia 6500 Tahun Diperkirakan Adalah Nuh

Ilmuwan dari museum Philadelphia mengklaim menemukan tulang belulang atau fosil manusia yang diestimasi berusia 6.500 tahun. Tulang manusia yang disebut sebagai 'Noah' atau Nuh ini berada di basement museum dan tidak pernah disentuh selama 85 tahun.

Museum arkeologi Penn Museum dari University of Pennsylvania kehilangan jejak dari dokumentasi tulang manusia tersebut. Tulang ini membawa kembali ke masa 4.500 sebelum masehi, selama waktu yang dijelaskan dalam Alkitab, demikian dilansir Digitaljournal.

Menurut sebuah laporan di Chicago Tribune, kerangka tersebut ditemukan pada 1930 saat menggali Royal Cemetery of Ur di Irak. Penggalian ini dipimpin oleh Sir Leonard Woolley.

Pemakaman kuno tersebut telah ada sejak 2.500 sebelum masehi dan tulang yang dinamakan 'Nuh' itu ditemukan di kedalaman 40 kaki di bawah tanah. Menurut artikel dari Inquisitr, Nuh berusia 2.000 tahun lebih tua dibandingkan sisa-sisa manusia yang ditemukan pada situs pemakaman Royal Cemetery.

Pada kedalaman tersebut, arkeolog menemukan kerangka di lapisan lumpur dengan panjang 400 mil dan lebar 100 mil. Serupa dengan kisah dalam Alkitab tentang banjir dan cerita Epic Of Gilgamesh, temuan ini dipercaya sebagai bukti bahwa sejumlah besar air pernah membanjiri area tersebut.

Tim Woolley juga menemukan lebih dari 48 kuburan dalam flood-stratum (stratum banjir). Penn Museum mengungkapkan bahwa Woolley menemukan situs Ur awalnya merupakan pulau kecil yang dikelilingi oleh rawa.

Kemudian, banjir besar menutupi pulau dan tanah rawa dan orang-orang terus tinggal di wilayah Ur (kini Irak bagian selatan). Bencana banjir tersebut dikatakan menginspirasi legenda dalam Alkitab dan cerita Gilgamesh.

Makhluk Purba Changyuraptor yangi Ditemukan

21.44 Posted by Admin No comments
Makhluk Purba Changyuraptor yangi Ditemukan

Dinosaurus non-avian yang memiliki empat sayap ditemukan di China. Dinamakan Changyuraptor yangi, hewan purbakala ini diyakini pernah hidup pada 125 juta tahun yang lalu.

Changyuraptor masuk dalam grup predator dinosaurus berbulu yang dinamakan Microraptorines. Grup ini memiliki beberapa sayap berukuran kecil.

Peneliti menyebutnya sebagai four-winged atau empat sayap. Padahal sesungguhnya dinosaurus ini memiliki dua sayap utama dan dua kaki dengan bulu yang panjang, menyerupai sayap.

Hewan masa lampau ini dipercaya hidup ratusan juta tahun lalu atau pada masa era Cretaceous awal dan ditemukan di Liaoning Province, China. Dinosaurus ini memiliki ekor dengan ukuran panjang 30 centimeter.

Peneliti menemukan fosil hewan ini dan menganalisis bagian tulang Changyuraptor. Hewan ini diklaim memiliki berat sekira sembilan pounds dan mati dalam usia dewasa.

Peneliti percaya bahwa Changyuraptor merupakan predator atau karnivora, karena ditemukannya gigi tajam untuk memangsa burung, mamalia kecil, ikan atau reptil darat. Hewan ini tinggal di hutan beriklim sedang yang dipenuhi tanaman berbunga.